Tampilkan postingan dengan label Materi Pelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Pelajaran. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Agustus 2016

Sejarah Akuntansi

Ringkasan sejarah Akuntansi

 Pada awalnya, pencatatan transaksi perdagangan dilakukan dengan cara sederhana, yaitu dicatat pada batu, kulit kayu, dan sebagainya. Catatan tertua yang berhasil ditemukan sampai saat ini masih tersimpan, yaitu berasal dari Babilonia pada 3600 sebelum masehi. Penemuan yang sama juga diperoleh di Mesir dan Yonani kuno. Pencatatan itu belum dilakukan secara sistematis dan sering tidak lengkap. Pencatatan yang lebih lengkap dikembangkan di Italia setelah dikenal angka- angka desimal arab dan semakin berkembangnya dunia usaha pada waktu itu.Perkembangan akuntansi terjadi bersamaan dengan ditemukannya sistem pembukuan berpasangan (double entry system) oleh pedagang- pedagang Venesia yang merupakan kota dagang yang terkenal di Italia pada masa itu. Dengan dikenalnya sistem pembukuan berpasangan tersebut, pada tahun 1494 telah diterbitkan sebuah buku tentang pelajaran penbukuan berpasangan yang ditulis oleh seorang pemuka agama dan ahli matematika bernama Luca Paciolo dengan judul Summa de Arithmatica, Geometrica, Proportioni et Proportionalita yang berisi tentang palajaran ilmu pasti. Namun, di dalam buku itu terdapat beberapa bagian yang berisi palajaran pembukuan untuk para pengusaha. Bagian yang berisi pelajaranpe mbukuan itu berjudul Tractatus de Computis et Scriptorio. Buku tersebut kemudian tersebar di Eropa Barat dan selanjutnya dikembangkan oleh para pengarang berikutnya. Sistem pembukuan berpasangan tersebut selanjutnya berkembang dengan sistemyang menyebut asal negaranya, misalnya sistem Belanda, sistem Inggris, dan sistem Amerika Serikat. Sistem Belanda atau tata buku disebut juga sistem Kontinental. Sistem Inggris dan Amerika Serikat disebut Sistem Anglo- Saxon2.

 Perkembangan Akuntansi dari Sistem Kontinental ke Anglo- Saxon Pada abad pertengahan, pusat perdagangan pindah dari Venesia ke Eropa Barat. Eropa Barat, terutama Inggris menjadi pusat perdagangan pada masa revolusi industri. Pada waktu itu pula akuntansi mulai berkembang dengan pesat. Pada akhir abad ke-19, sistem pembukuan berpasangan berkembang di Amerika Serikat yang disebut accounting (akuntansi). Sejalan dengan perkembangan teknologi di negara itu, sekitar pertengahan abad ke-20 telah dipergunakan komputer untuk pengolahan data akuntansi sehingga praktik pembukuan berpasangan dapat diselesaikan dengan lebih baik dan efisien. Pada Zaman penjajahan Belanda, perusahaan- perusahaan di Indonesia menggunakan tata buku. Akuntansi tidak sama dengan tata buku walaupun asalnya sama-sama dari pembukuan berpasangan. Akuntansi sangat luas ruang lingkupnya, diantaranya teknik pembukuan. Setelah tahun 1960, akuntansi cara Amerika (Anglo- Saxon) mulai diperkenalkan di Indonesia. Jadi, sistem pembukuan yang dipakai di Indonesia berubah dari sistem Eropa (Kontinental) ke sistem Amerika (Anglo- Saxon)

Kamis, 14 Juli 2016

Teks Cerita Sejarah

A. PENGERTIAN teks cerita sejarah merupakan sebuah teks yang menjelaskan atau menceritakan suatu peristiwa yang terjadi dimasa lalu dan memiliki nilai sejarah. B. STRUKTUR TEKS - pendahuluan => merupakan bagian awal yang menjadi pembuka pembahasan secara singkat mengenai peristiwa yang akan dibahas. - Ramalan peristiwa => yaitu bagian inti pada suatu teks yang menjelaskan peristiwa secara rinci dan kronologis. - Penutup => merupakan teks bisa berupa kesimpulan atau komentar pribadi. C. KAIDAH KEBAHASAAN teks cerita sejarah memiliki ciri - ciri untuk mengenalinya diantaranya : 1) menggunakan peristiwa yang telah terjadi; 2) mengurut peristiwa dengan menggunakan konjungsi; 3) mengungkapkan cara dan waktu dengan menggunakan keterangan farsal adverbia; 4) menggunakan kata kerja untuk menunjukkan suatu tindakan. D. JENIS - JENIS - Cerita Sejarah fiksi => memuat sejarah yang tidak pasti kejadiannya (khayalan). contoh : novel, cerpen, legenda - Cerita Sejarah Non Fiksi => memuat sejarah yang benar - benar terjadi. contoh : biografi, autobiografi, cerita perjalanan

Selasa, 12 Juli 2016

Fermetasi Alkohol

fermetasi alkohol dilakukan oleh bakteri anaerob dan ragi (yaest). Hasil fermentasi ini berupa etanol, 2CO2 dan 2ATP dimana masing masing besarnya 1 mol untuk setiap 1 mol glucose. mekanisme reaksi fermentasi alkohol adalah sebagai berikut: a. bahan baku glucose (6C) diubah menjadi pyruvate acid (3C) melalui rentetan glycolysis reaction. b. pyruvate acid (3C) melepaskan CO2 menjadi acetaldehid (2C) c. Acetaldehid direduksi oleh NADH menjadi etanol da melepaskan Ion NAD+ d. Reaksi NAD+ mesuk kembali ke dalam glycolysis reaction. Sementara itu, acetaldehid berperan sebagai akseptor elektron

Senin, 11 Juli 2016

Enzim

Welcome to my blog. Semoga Anda terhibur dengan topik kali ini. dukungan berupa kritik dan saran sangat kami harapkan. Langsung saja ke topik hari ini ialah enzim. Dalam proses metabolisme ataupun sintesis melibatkan sejumlah enzim dan ATP. apakah sebenarnya Enzim itu ? enzim berasal dari 2 kata latin yakni; 'en' yang berarti dalam dan 'zyme' yang berarti ragi. Sehingga dapat dikatakan bahwa enzim adalah sesuatu yang terdapat dalam ragi. sesuatu yang dapat dipengaruhi oleh enzim disebut dengan subtrat. sedangkan hasilnya disebut product. Penama untuk enzim dapat berupa nama subtrat yang diberi imbuhan '-ase'. hal ini dapat dituliskan sebagai berikut: subtratase (enzim) subtrat ---------------------------------> Product contoh : amilase (enzim) amilum (subtrat) -----------------------------> Glukosa (Product) berdasarkan tempat kerja, enzim dapat dibedakan menjadi : 1. enzim intraseluler => merupakan enzim yang bekerja di dalam sel. contoh : katalase dalam hemoglobin. Merubah Hydogen Peroxide menjadi air dan gas oxygen. 2. enzim ekstraseluler=> merupakan enzim yang bekerja diluar sel contoh : amilase pada lambung. merubah amilum menjadi glukosa. sifat - sifat enzim : * menggumpal jika dipanaskan (denutrasi) * bekerja secara speksifik (hanya pada subtrat tertentu) * menurunkan energi aktivitas sebgai upaya mempercepat reaki (Katalis) * dapat dipergunakan berkali - kali * diperlukan dalam jumlah sedikit * reversible (berlaku kesetimbangan) * tidak ikut bereaksi kinerja enzim untuk hal ini ada 2 theory yang membahasnya yakni: 1 lock and key theory menyatakan bahwa enzim memiliki sisi aktif dengan bentuk tertentu, sehingga hanya subtrat pada bagian tertentu saja yang dapat berikatan. seperti halnya kunci dengan gemboknya. setelah menurunkan energi aktivitas, reaksi dapat berlangsung dan menghasilkan product. lalu enzim aka terlepas dengan sendirinya, siap untuk menerima subtrat baru. 2 induced fit theory berbeda dengan theory sebelumnya. theory ini menyatakan bahwa sisi aktif enzim bersifat fleksible. Sehingga menyesuaikan dengan subtratnya untuk mencapai ikatan komplex. setelah terbentuknya product, maka enzim akan kembali ke bentuknya semula. sekian topik dicuss malam ini .... tunggu postingan berikutnya ... Arigatou gozaimasu ^_^